JAKARTA, BumiSentra.com – Pemerintah terus mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Pratikno menyampaikan perkembangan tersebut dalam keterangan resmi, Senin (29/12/2025).
Pratikno menegaskan Presiden menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat dan terpadu. Presiden meminta kementerian, lembaga, TNI, Polri, serta pemerintah daerah mengerahkan seluruh sumber daya.
“Presiden memerintahkan semua pihak bekerja maksimal untuk mempercepat penanganan bencana,” ujar Pratikno.
Ia menekankan bahwa solidaritas nasional menjadi fondasi utama pemulihan wilayah terdampak. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor mempercepat proses rehabilitasi.
“Gotong royong masyarakat, relawan, TNI-Polri, ASN, dan sektor swasta menjadi kunci pemulihan,” katanya.
Pratikno menyebut kondisi di lapangan terus menunjukkan kemajuan. Saat ini, lebih dari separuh kabupaten dan kota terdampak telah memasuki fase transisi, rehabilitasi, dan rekonstruksi.
Di Aceh, tujuh kabupaten dan kota telah masuk fase transisi. Sementara itu, delapan daerah lainnya masih menjalani penanganan darurat. Di Sumatera Barat, sepuluh kabupaten dan kota telah memasuki fase rehabilitasi.
Pemerintah juga menargetkan percepatan pemulihan sektor pendidikan. Pratikno menegaskan proses tersebut ditargetkan rampung pada 4 Januari 2026.
“Masih ada 54 sekolah yang melaksanakan kegiatan belajar di tenda darurat,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian bagi warga terdampak. Hingga kini, berbagai pihak telah membangun 1.050 unit hunian sementara dan hunian tetap.
“BNPB, pemerintah daerah, dunia usaha, dan BUMN terlibat langsung dalam pembangunan hunian tersebut,” kata Pratikno.
Ia menambahkan, aktivitas ekonomi masyarakat mulai pulih. Pasar-pasar tradisional kembali beroperasi dan roda perekonomian berangsur bergerak.
