Investasi Tetap Mengalir ke Sektor Riil
Kinerja industri makanan dan minuman juga tercermin dari meningkatnya realisasi investasi.
Pada triwulan I 2026, Penanaman Modal Asing (PMA) di sektor tersebut mencapai Rp10,48 triliun, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat Rp16,34 triliun.
Pemerintah menilai besarnya investasi tersebut mencerminkan tingginya minat investor terhadap sektor riil Indonesia.
Menurut Airlangga, kondisi itu memperlihatkan pasar domestik masih bergairah, daya beli masyarakat tetap terjaga, dan iklim investasi nasional berada pada jalur yang positif.
Reformasi Pasar Modal Terus Diperkuat
Pemerintah terus melanjutkan reformasi di sektor pasar modal untuk meningkatkan kepercayaan investor sekaligus memperkuat daya saing industri keuangan nasional.
Salah satu indikatornya terlihat dari keputusan penyedia indeks global MSCI yang kembali mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market pada evaluasi Juni 2026.
Pemerintah menilai keputusan tersebut menunjukkan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat sekaligus meningkatkan kredibilitas pasar modal nasional di tingkat global.
IPO Diharapkan Dorong Ekspansi Perusahaan
Pemerintah berharap semakin banyak perusahaan memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pembiayaan jangka panjang.
Melalui dana hasil IPO, perusahaan dapat memperluas kapasitas produksi, mempercepat inovasi, mengembangkan usaha, sekaligus membuka lapangan kerja baru.
Pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia juga akan terus memperkuat transparansi, tata kelola perusahaan, serta perlindungan investor guna memperdalam pasar modal nasional.
Menutup sambutannya, Airlangga mengungkapkan masih ada sejumlah perusahaan yang bersiap melaksanakan pencatatan saham perdana.
“Jadi ada enam emiten yang selanjutnya akan mencatatkan saham perdananya,” pungkas Menko Airlangga.
Acara tersebut turut dihadiri Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia Saidu Solihin, Komisaris Utama PT Niramas Utama Tbk Sadikun Wiratno, Komisaris Independen PT Niramas Utama Tbk Rycko Amelza Dahniel, Direktur Utama PT Niramas Utama Tbk Ham Japyusuf Hamdani, Direktur PT Niramas Utama Tbk Adhi Siswaya Lukman, serta jajaran direksi dan manajemen PT Niramas Utama Tbk.
