BALI, BumiSentra.com – Sejumlah pemerintah daerah dari kawasan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara kembali memperkuat sinergi pembangunan melalui Konferensi Regional Jabalnusra 2025 yang berlangsung pada Rabu (18/11/2025). Forum tersebut menjadi ruang koordinasi untuk menyelaraskan arah kebijakan sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan antardaerah.
Provinsi Banten turut berpartisipasi dalam agenda tersebut. Dalam forum itu, Gubernur Banten Andra Soni, S.M., M.A.P., menekankan pentingnya kerja sama yang tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi juga menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Forum Regional Fokus Satukan Arah Pembangunan
Konferensi Jabalnusra 2025 mempertemukan perwakilan dari berbagai provinsi di kawasan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Melalui forum tersebut, pemerintah daerah berupaya menyamakan arah kebijakan pembangunan regional.
Selain memperkuat koordinasi, peserta juga mengarahkan pembahasan pada langkah percepatan program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, para delegasi memanfaatkan forum tersebut untuk membangun sinergi yang lebih kuat. Dengan kerja sama yang lebih terarah, pemerintah daerah berharap program pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
Banten Tekankan Pentingnya Kolaborasi Berkelanjutan
Di tengah pembahasan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menyoroti pentingnya kolaborasi yang memiliki ukuran keberhasilan yang jelas.
Menurutnya, kerja sama antardaerah harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara langsung.
“Kolaborasi Jabalnusra harus menghadirkan solusi. Kami ingin memastikan setiap program berdampak langsung bagi warga,” kata Andra Soni, S.M., M.A.P., Gubernur Banten.
Selain itu, Andra menilai sinergi antardaerah dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang memiliki keterkaitan lintas wilayah.
Karena itu, ia mendorong seluruh pihak untuk menjaga keberlanjutan kerja sama agar setiap kebijakan mampu menghasilkan dampak yang lebih luas.
