Posted in

Prabowo dan Modi Sepakati 16 Kerja Sama Strategis Indonesia–India

Prabowo dan Modi Sepakati 16 Kerja Sama Strategis Indonesia–India
Presiden Prabowo Subianto dan PM Narendra Modi menyampaikan hasil 16 kesepakatan strategis Indonesia–India usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta. (Istimewa)
Share

Kesehatan, Telekomunikasi, dan Pertanian

Indonesia dan India juga memperluas kerja sama pada bidang kesehatan. Kedua negara menyepakati Implementing Arrangement on Health Workforce Collaboration sebagai dasar pengembangan tenaga kesehatan.

Selain itu, kedua negara menandatangani nota kesepahaman mengenai regulasi produk kesehatan guna memperkuat koordinasi dalam pengawasan dan pengembangan produk medis.

Pada sektor telekomunikasi, Indonesia dan India menyepakati kerja sama pengembangan teknologi serta layanan telekomunikasi. Kolaborasi tersebut membuka peluang pengembangan infrastruktur digital dan transformasi teknologi di masa mendatang.

Di bidang pertanian, kedua negara juga menyepakati kerja sama untuk meningkatkan pengembangan sektor pangan, pertanian, dan teknologi pendukungnya. Kesepakatan tersebut diharapkan memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang investasi baru.

Pendidikan, Riset, dan Pelestarian Budaya

Kerja sama bilateral juga mencakup bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan kebudayaan.

Indonesia dan India menandatangani nota kesepahaman mengenai kerja sama riset, teknologi, dan inovasi. Kedua negara ingin memperkuat kolaborasi penelitian sekaligus mendorong pengembangan teknologi pada berbagai sektor strategis.

Pada bidang kebudayaan, kedua negara menyepakati Letter of Intent for the Conservation and Restoration of Prambanan Temple Complex. Kerja sama tersebut mendukung upaya pelestarian Kompleks Candi Prambanan sebagai salah satu warisan budaya dunia.

Di sektor industri material, kedua negara juga mengumumkan kerja sama antara Non-Ferrous Materials Technology Development Centre (NFTDC), Midwest Ltds., dan PT Perusahaan Mineral Nasional (PERMINAS).

Sementara itu, pada bidang pendidikan tinggi, kedua negara menjalin kerja sama antara Indian Institute of Management Bangalore dan PT Intelegensi Grahatama untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia.

Selain itu, Indonesia dan India juga memperkuat kerja sama pada bidang manajemen dan pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemilu melalui nota kesepahaman yang telah disepakati bersama.

Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral

Presiden Prabowo menilai seluruh dokumen kerja sama tersebut mencerminkan semakin eratnya hubungan Indonesia dan India. Berbagai kesepakatan itu juga memperlihatkan kesamaan komitmen kedua negara dalam menghadapi tantangan global melalui kolaborasi yang konkret.

Kerja sama yang disepakati mencakup sektor pertahanan, keamanan, maritim, kesehatan, pendidikan, riset, telekomunikasi, pertanian, industri, hingga pelestarian budaya.

Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia dan India berharap mampu memperluas investasi, meningkatkan pertukaran teknologi, memperkuat sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pemerintah Indonesia optimistis implementasi seluruh dokumen kerja sama itu akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Selain mempererat hubungan bilateral, berbagai kesepakatan tersebut diharapkan mampu memperkuat stabilitas kawasan, meningkatkan daya saing ekonomi, dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.

Sumber: Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *