HAMBALANG, JAWA BARAT, BumiSentra.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memaparkan arah besar strategi transformasi bangsa dalam taklimat awal tahun di Padepokan Garudayaksa, Hambalang. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih menghadiri kegiatan tersebut. Sekretariat Presiden menyiarkan taklimat ini melalui kanal YouTube resmi. Selasa (6/1/2026).
Dalam paparannya, Prabowo menyebut awal tahun sebagai momentum penting bagi pemerintah. Ia menilai periode ini tepat untuk mengevaluasi capaian pemerintahan sepanjang 2025. Selain itu, pemerintah juga perlu menetapkan sasaran yang ingin dicapai pada 2026.
Menurut Prabowo, Indonesia kini berada di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian. Situasi tersebut menuntut arah kebijakan yang jelas, terukur, dan berjangka panjang. Pemerintah, kata dia, tidak boleh berjalan tanpa perencanaan yang matang.
Prabowo juga menyinggung berbagai tantangan nasional yang dihadapi Indonesia. Ia menyebut bencana alam yang melanda sejumlah wilayah, termasuk Aceh dan beberapa provinsi di Pulau Jawa. Tantangan tersebut, menurutnya, menguji kapasitas negara dalam melindungi rakyat.
Namun demikian, Prabowo menilai kondisi itu justru menunjukkan ketahanan nasional. Pemerintah mampu merespons situasi krisis dengan langkah cepat dan terkoordinasi. Ia menegaskan bahwa negara hadir saat masyarakat membutuhkan.
Presiden Prabowo menekankan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya bersumber dari kekayaan alam. Menurutnya, soliditas institusi negara dan kepemimpinan yang berani juga menjadi fondasi utama kekuatan nasional.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintahan. Prabowo menilai para pejabat telah bekerja dengan inisiatif dan tanggung jawab tinggi dalam menjalankan tugas negara. Kerja kolektif tersebut, kata dia, perlu terus dijaga.
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan strategi transformasi bangsa. Pemerintah menyusun strategi ini sebagai panduan utama pembangunan nasional. Strategi tersebut bersifat tertulis, terukur, dan berbasis kajian jangka panjang selama sepuluh tahun.
Menurut Prabowo, setiap kebijakan pemerintah harus mengacu pada strategi tersebut. Ia ingin seluruh kementerian dan lembaga bergerak dalam satu arah yang sama.
Kepemimpinan Harus Berani Ambil Keputusan
Prabowo mengingatkan bahwa keberanian mengambil keputusan menjadi syarat utama keberhasilan strategi besar tersebut. Ia menilai sikap menunggu dan menghindari risiko tidak akan membawa Indonesia maju.
Taklimat awal tahun ini juga menjadi pesan kuat komitmen pemerintahan Prabowo–Gibran. Pemerintah bertekad menjalankan kepemimpinan yang tegas, visioner, dan berorientasi pada hasil.
Prabowo optimistis Indonesia mampu menghadapi tantangan 2026. Ia meyakini strategi transformasi bangsa yang konsisten akan memperkuat fondasi menuju masa depan yang mandiri dan berdaulat.
