Tokoh Agama Apresiasi Pelaksanaan MTQ
Antusiasme masyarakat tampak sejak malam pembukaan berlangsung. Salah seorang Tokoh Agama Walantaka, Kota Serang, Marsuta Zuhri, menilai MTQ memberikan manfaat yang luas, baik bagi peserta maupun masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut mampu mendorong generasi muda agar semakin mencintai, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Di samping itu, MTQ juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara ulama, kiai, qari, qariah, serta masyarakat dari berbagai daerah di Provinsi Banten.
“MTQ ini menumbuhkan semangat belajar Al-Qur’an dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Kehadiran Pengunjung Dongkrak Ekonomi
Pelaksanaan MTQ juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar lokasi kegiatan.
Ramainya pengunjung memberi peluang bagi pedagang kecil untuk meningkatkan penjualan. Akibatnya, aktivitas ekonomi di kawasan penyelenggaraan ikut bergerak.
Marsuta mengatakan para pelaku usaha kecil merasakan manfaat dari tingginya jumlah pengunjung selama MTQ berlangsung.
“Alhamdulillah para pedagang kecil ikut merasakan manfaat dari ramainya pelaksanaan MTQ,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Banten yang terus menyelenggarakan MTQ sebagai sarana pembinaan umat.
Menurutnya, semakin banyak cabang yang diperlombakan, semakin luas pula kesempatan generasi muda mengembangkan kemampuan di bidang tilawah, qira’at, tafsir, hafalan Al-Qur’an, maupun hafalan hadits.
“Insyaallah dari MTQ ini akan lahir generasi-generasi Al-Qur’an di Banten,” pungkasnya.
Pada akhirnya, Pemerintah Provinsi Banten berharap MTQ XXIII semakin memperkuat syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Selain itu, ajang ini diharapkan melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan mufassir yang mampu mengharumkan nama Banten di MTQ Nasional sekaligus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
(Red-AN).
Sumber: Pemprov Banten.
