LEBAK, BumiSentra.com – SMAN 2 Muncang menunjukkan komitmennya dalam pembinaan karakter siswa melalui keikutsertaan aktif pada kegiatan Longmarch Gabungan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lebak Tahun 2026, Sabtu (18/4/2026).
Keterlibatan ini menjadi bagian dari implementasi program Kwarcab Lebak yang lahir dari hasil Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Putri Putera (MUSPPANITERA) Tahun 2022. Melalui kegiatan tersebut, Kwarcab Lebak terus mendorong pembinaan karakter generasi muda melalui aktivitas lapangan yang terarah dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, pembina Pramuka Suwardi, S.E. memimpin langsung kontingen SMAN 2 Muncang pada Rute 2 yang berlangsung 17 hingga 18 April 2026. Di bawah arahannya, para peserta menjalani setiap tahapan kegiatan dengan disiplin serta tanggung jawab.
Kegiatan Longmarch ini tidak hanya menitikberatkan pada ketahanan fisik, tetapi juga mengasah kepemimpinan dan kemampuan beradaptasi siswa. Selain itu, peserta berinteraksi dengan masyarakat sepanjang perjalanan sehingga mereka memahami kondisi sosial secara nyata.
Rute 2 dimulai dari SMAN 1 Leuwidamar dan berakhir di SMAN 1 Bojongmanik dengan lintasan Muncang, Cimarga, Leuwidamar, Bojongmanik, Cirinten, Cileles, Gunung Kencana, Cijaku, hingga Sobang.
Selain Rute 2, panitia juga menyiapkan dua rute lainnya. Rute 1 akan berlangsung pada 24 hingga 25 April 2026 dari SMKN 1 Maja menuju SDN 1 Binong melalui Rangkasbitung, Cibadak, Warunggunung, Kalanganyar, Cikulur, Maja, Cipanas, Lebakgedong, Sajira, hingga Curugbitung. Sementara itu, Rute 3 telah terlaksana lebih awal pada 10 hingga 11 April 2026 dari SMAN 3 Panggarangan menuju MAN 2 Lebak dengan lintasan wilayah pesisir selatan.
Menurut Suwardi, Longmarch memiliki nilai lebih dari sekadar kegiatan rutin kepramukaan.
“Longmarch ini bukan sekadar berjalan kaki menempuh jarak puluhan kilometer. Ini adalah napak tilas perjuangan dan cara kita mengenal lebih dekat teritorial serta masyarakat di Kabupaten Lebak,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, siswa kelas X berperan sebagai Tamu Ambalan. Adapun siswa kelas XI bertugas sebagai penguji pos dan penanggung jawab sangga, sehingga setiap peserta memikul tanggung jawab secara langsung.
Suwardi juga menekankan pentingnya kemandirian selama kegiatan berlangsung.
“Kami di SMAN 2 Muncang sangat menitikberatkan pada kemandirian. Dalam Longmarch ini, peserta wajib membawa perlengkapan pribadi, alat tulis, obat-obatan, hingga perlengkapan ibadah secara mandiri. Ini adalah simulasi kehidupan nyata di mana mereka harus siap dengan segala kondisi,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan ini mampu membentuk generasi muda yang disiplin dan berkarakter kuat.
“Output yang kami harapkan adalah terbentuknya profil Pelajar Pancasila yang tangguh, disiplin, dan memiliki empati tinggi. Pramuka menjadi kawah candradimuka bagi pemimpin masa depan Lebak,” ujarnya.
Dukungan penuh juga datang dari Kepala SMAN 2 Muncang, Jemi Nurhadi. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah melihat kegiatan ini sebagai bagian penting dalam pendidikan karakter siswa.
“Kami sangat mendukung penuh kegiatan ini. Pramuka bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler, tetapi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan siswa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengalaman langsung di lapangan memberikan nilai lebih bagi peserta didik.
“Melalui kegiatan seperti Longmarch ini, siswa belajar menghadapi tantangan nyata, membangun kemandirian, serta memperkuat rasa tanggung jawab dan kebersamaan,” tambah Jemi.
Kegiatan Longmarch Gabungan Kwarcab Lebak Tahun 2026 untuk Rute 2 berakhir di SMAN 1 Bojongmanik pada 18 April 2026. Seluruh peserta menyelesaikan kegiatan dengan semangat tinggi dan kondisi yang tetap prima.
(Red)

