LEBAK | BUMISENTRA.COM – Ketua Gapensi Kabupaten Lebak H. Moch Nabil Jayabaya mengapresiasi kekompakan masyarakat Kampung Palendeng, Desa Sindangwangi, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten, saat menghadiri tasyakuran rampungnya jalan rabat beton sepanjang 1.350 meter pada Senin (28/9/2026).
Nabil Jayabaya Soroti Kekompakan Warga Palendeng
Kehadiran H. Moch Nabil Jayabaya bersama istri, Hj. Intan, dan rombongan menjadi salah satu perhatian dalam acara tasyakuran tersebut.
Warga menggelar kegiatan itu sebagai ungkapan syukur setelah jalan rabat beton sepanjang 1.350 meter selesai. Selain itu, acara tersebut mempertemukan masyarakat dengan pemerintah, kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah pihak yang memberikan perhatian kepada warga.
Nabil melihat langsung suasana kebersamaan masyarakat Kampung Palendeng dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kekompakan warga menjadi bagian penting dalam perjalanan penyelesaian jalan.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada masyarakat Kampung Palendeng yang sudah mengundang saya untuk hadir dalam acara tasyakuran ini. Terus terang, saya merasa bangga melihat kekompakan bapak-bapak dan ibu-ibu di sini,” ujar H. Moch Nabil Jayabaya.
Menurut Nabil, masyarakat menunjukkan semangat gotong royong selama proses pengerjaan jalan. Ia juga menyebut perjuangan warga sebagai hal yang luar biasa.
“Perjuangannya luar biasa, semangat gotong royongnya juga luar biasa. Saya melihat sendiri bagaimana masyarakat bersama-sama berusaha, sehingga jalan rabat beton sepanjang 1.350 meter ini bisa selesai,” lanjutnya.
Nabil: Warga Palendeng Layak Mendapat Apresiasi
Nabil kemudian menyampaikan penghargaan kepada masyarakat Kampung Palendeng. Ia justru menempatkan warga sebagai pihak yang layak mendapatkan apresiasi atas semangat kebersamaan mereka.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Nabil melihat keberhasilan penyelesaian jalan tidak hanya dari hasil akhirnya. Menurut dia, partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.
“Bukannya bapak-bapak dan ibu-ibu yang harus berterima kasih kepada kami, tetapi justru kami yang harus berterima kasih kepada warga Kampung Palendeng. Saya melihat sendiri bagaimana masyarakat di sini begitu kompak dan punya semangat untuk membangun,” katanya.
Nabil juga berharap semangat tersebut terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat. Ia menilai kekompakan dapat membantu warga memperjuangkan kebutuhan bersama.
“Saya berharap kekompakan seperti ini terus dipertahankan. Kalau masyarakat sudah kompak dan mau bergotong royong, insyaallah apa yang menjadi kebutuhan bersama bisa diperjuangkan dan dibangun secara bersama-sama,” tuturnya.
Agus Kusni Apresiasi Perjuangan Masyarakat
Koordinator pembangunan Agus Kusni juga memberikan apresiasi terhadap warga Kampung Palendeng. Ia menilai masyarakat menunjukkan semangat bersama selama proses pengerjaan jalan.
“Saya sangat mengapresiasi perjuangan bapak-bapak dan ibu-ibu masyarakat Kampung Palendeng. Saya melihat sendiri bagaimana masyarakat bersama-sama berjuang dan bergotong royong sampai pembangunan jalan ini bisa selesai,” ujar Agus Kusni.
Dalam kesempatan tersebut, Agus turut menyampaikan terima kasih kepada H. Moch Nabil Jayabaya, Hj. Intan, dan rombongan karena hadir langsung dalam kegiatan tasyakuran.
“Saya juga berterima kasih kepada Bapak H. Moch Nabil Jayabaya bersama Ibu Hj. Intan dan rombongan yang sudah menyempatkan waktunya untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dalam acara tasyakuran ini. Kehadiran beliau tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami dan masyarakat Kampung Palendeng,” katanya.
Agus Kusni Ceritakan Sosok Nabil Jayabaya
Selain mengapresiasi perjuangan warga, Agus Kusni menyampaikan pandangannya mengenai kehadiran H. Moch Nabil Jayabaya di tengah masyarakat.
Agus mengatakan dirinya bangga melihat Nabil tetap menjaga hubungan silaturahmi dengan masyarakat.
“Saya bangga dengan sosok Bapak H. Moch Nabil Jayabaya. Beliau adalah sosok pemuda yang sudah sukses dan luar biasa, tetapi di tengah kesuksesan yang beliau miliki, beliau tetap rendah hati, mau bersilaturahmi dengan masyarakat dan selalu berusaha membantu ketika masyarakat membutuhkan,” ungkap Agus.
Agus kemudian mengaitkan keberhasilan dengan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Baginya, pencapaian seseorang juga dapat terlihat dari kemauan untuk tetap peduli kepada masyarakat.
“Bagi saya, kesuksesan bukan hanya soal apa yang sudah kita capai. Yang lebih penting adalah bagaimana kita tetap rendah hati, peduli dan mau berbagi dengan masyarakat. Itu yang saya lihat dari sosok Bapak H. Moch Nabil Jayabaya,” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan atas perhatian dan dukungan Nabil kepada masyarakat Kampung Palendeng.
“Kami sangat menghargai perhatian dan dukungan beliau terhadap masyarakat. Mudah-mudahan hubungan baik dan silaturahmi ini terus terjaga, sehingga ke depan kita bisa terus bersama-sama memberikan manfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Tasyakuran Dihadiri Unsur Pemerintahan dan Tokoh Masyarakat
Acara tasyakuran tersebut turut mempertemukan warga dengan sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh di Kecamatan Muncang.
Camat Muncang Endih Sunardi, S.Sos., hadir bersama jajaran. Kapolsek Muncang IPTU Deni Kusnadi juga menghadiri kegiatan tersebut.
Para kepala desa se-Kecamatan Muncang ikut hadir bersama Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi Demokrat H. Mustopa. Selain itu, terdapat Ketua K3KS H. Salim bersama wakilnya serta H. Gaos Sulalam selaku Ketua Pengajian Ulama dan Umara Kecamatan Muncang.
Dari unsur masyarakat, hadir Ketua Panitia Pembangunan Ustadz Asep, Bendahara Nahrowi, Koordinator Pembangunan Agus Kusni, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan warga Kampung Palendeng.
Pertemuan tersebut sekaligus memperkuat silaturahmi antara masyarakat dan para tamu yang hadir. Warga mengikuti momentum syukuran dalam suasana kebersamaan setelah menyelesaikan jalan rabat beton sepanjang 1.350 meter.
Jalan Rampung, Nabil Titip Pesan Gotong Royong
Di tengah acara, perhatian juga tertuju pada pesan agar masyarakat mempertahankan kekompakan.
Semangat tersebut tidak hanya berkaitan dengan proses penyelesaian jalan. Warga juga perlu menjaga hasil yang sudah mereka perjuangkan bersama.
Agus Kusni menyampaikan pesan tersebut kepada masyarakat Kampung Palendeng.
“Jalan ini dibangun dengan semangat kebersamaan. Karena itu, setelah selesai, mari kita sama-sama menjaga dan merawatnya. Jangan sampai apa yang sudah kita perjuangkan bersama tidak kita jaga dengan baik,” pungkasnya.
Tasyakuran di Kampung Palendeng pun menjadi momentum bagi warga untuk merayakan selesainya jalan rabat beton sepanjang 1.350 meter sekaligus mempererat hubungan dengan berbagai unsur yang hadir.
Bagi masyarakat setempat, kekompakan menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut. Setelah jalan rampung, warga kini memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga dan merawatnya. (Red)






