LEBAK, BUMISENTRA.COM – Sejumlah mitra PT Putra Lebak Banten (PLB NET) menyampaikan berbagai masukan dalam forum sosialisasi transformasi kemitraan yang berlangsung di Kabupaten Lebak. Dalam kegiatan tersebut, para mitra membahas sejumlah hal mulai dari mekanisme kerja sama, administrasi, perpajakan, hingga harapan terhadap efisiensi biaya operasional. Kamis (6/8/2026).
Forum tersebut menjadi ruang komunikasi antara manajemen dan mitra untuk memahami perubahan pola kemitraan yang disiapkan perusahaan. PLB NET menjelaskan bahwa penyesuaian sistem mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 13 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan jasa telekomunikasi.
Puluhan mitra dari berbagai wilayah Kabupaten Lebak menghadiri kegiatan tersebut bersama jajaran manajemen perusahaan. Selain berdiskusi mengenai sistem kemitraan, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai perkembangan PLB NET sebagai penyelenggara layanan internet (Internet Service Provider/ISP).
Mitra Minta Kepastian Mekanisme Kemitraan
Dalam sesi dialog, para mitra menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait penerapan sistem baru. Salah satu perhatian utama peserta berkaitan dengan aspek perpajakan dan administrasi.
Abang menilai perusahaan perlu memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai mekanisme perpajakan agar seluruh mitra memiliki pemahaman yang sama.
“Kalau menurut saya, ujung-ujungnya memang berkaitan dengan pajak. Karena itu kami membutuhkan penjelasan yang rinci agar seluruh mitra memahami mekanismenya dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari,” ujar Abang.
Menurutnya, informasi yang jelas mengenai administrasi akan membantu mitra menjalankan kerja sama dengan perusahaan secara lebih baik.
Hal serupa disampaikan Badeng. Ia berharap perubahan sistem kemitraan memberikan kepastian bagi seluruh mitra yang selama ini menjalankan kerja sama dengan PLB NET.
“Sebelum ada perubahan sistem kemitraan, mekanisme yang kami jalankan sudah kami pahami. Berapa pun kewajiban yang ditetapkan perusahaan, kami selalu berupaya memenuhinya. Karena itu kami berharap sistem yang akan diterapkan ke depan memiliki kepastian sehingga mitra dapat menjalankan usaha dengan tenang,” kata Badeng.
Ia menilai kepastian mekanisme akan membantu mitra menjalankan operasional usaha secara lebih nyaman.
PLB NET Jelaskan Arah Transformasi
Kepala Marketing Pusat PT PLB NET, Intan, menjelaskan perusahaan melakukan transformasi kemitraan sebagai langkah penyesuaian tata kelola usaha dengan regulasi yang berlaku.
Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan aturan, tetapi juga bertujuan memperkuat struktur bisnis dan menciptakan ekosistem kemitraan yang saling mendukung.
“Melalui sosialisasi ini kami ingin memastikan seluruh mitra memahami arah transformasi PLB NET. Tujuannya bukan sekadar menyesuaikan dengan regulasi, tetapi juga memberikan kepastian hukum, memperkuat struktur bisnis, serta membuka peluang pertumbuhan usaha yang lebih besar bagi seluruh mitra. Kami ingin bertumbuh bersama dalam satu ekosistem yang saling menguatkan,” ujar Intan.
Ia mengatakan PLB NET terus berupaya membangun pola kemitraan yang profesional, transparan, dan terintegrasi.
“Kami menyediakan skema kemitraan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mitra. Harapannya, seluruh mitra memperoleh dukungan dari sisi infrastruktur, teknologi, jaringan, hingga pengembangan bisnis sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada pelanggan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, manajemen juga menjelaskan perkembangan PLB NET sejak memperoleh izin sebagai penyelenggara layanan internet hingga pengembangan jaringan di berbagai daerah.






